Cara Kita Melihat Yang Baik Selalu Berbeda

Ada seorang pria sementara mencari istri. Dia punya banyak pilihan, tetapi begitu takut salah memilih dan akhirnya menyesal. Maka diputuskannya mengetes sendiri wanita mana yg akan dengan sabar mendampinginya kelak, baik dan akan selalu membuatnya nyaman. Kemudian di dekatilah beberapa wanita yg pernah dikenalnya begitu penyayang dan baik. Pada semua wanita itu dijanjikannya keseriusan, permohonan maaf atas kesalahan di masa lalu, dan perubahan sikap sebagai ganti memperbaiki kesalahan2 tsb. Sampai suatu hari salah satu dari si wanita mulai merasakan keraguan atas keseriusan si lelaki, dia merasa bahwa bukan satu-satunya wanita yg diseriusi oleh si lelaki. Dia pun bertanya kepada si lelaki tersebut. Sudah menjadi human base bagi wanita, insting yg kuat untuk merasakan bahwa pasangannya sementara berbohong. Tetapi si lelaki mengelak, bahkan cenderung marah dan kecewa pada wanita ini. Di benak si lelaki dia mulai menyimpulkan bahwa si wanita ini sudah bukan wanita yg baik untuk dia jadikan istri, karena membuatnya marah, kecewa dan tidak nyaman. Pertanyannya bagian mana dalam cerita ini yg salah?

Iklan

tinggalin balesan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s